Peran Digitalisasi dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan

POJOKNULIS.COM - Saat ini digitalisasi merupakan hal yang tidak bisa dihindari, teknologi berkembang dengan pesat sehingga banyak aktivitas yang melibatkan teknologi didalamnya.

Faktanya kebanyakan orang pasti mempunyai teknologi seperti smartphone. Benda yang ringan, dapat menemukan berbagai macam informasi, bisa dibawa kemana saja dan kapan saja ini membuat kebanyakan orang tidak bisa lepas dari pengaruhnya.

Begitu pula dengan dunia pendidikan, adanya teknologi sangat diperlukan. Pasalnya pada saat pandemi covid-19 menyerang Indonesia pada tahun 2020 yang mengharuskan untuk sekolah di rumah, adanya teknologi sangat berperan karena dengan adanya teknologi kegiatan pembelajaran dapat terlaksana dengan baik.

Digunakannya teknologi seperti smartphone, komputer, laptop, tablet baik menggunakan website pendidikan maupun aplikasi seperti zoom, gmeet, grup wa, dan lain sebagainya memudahkan guru dalam menyampaikan materi.

Kemdikbud mengatakan program digitalisasi sekolah harus didukung khususnya di bidang penguasaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

Dengan adanya teknologi dapat membantu administrasi baik bagi siswa, guru atau dosen, dan tenaga kependidikan. Manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang dan akan membantu mencapai tujuan akademik.

Dampak positif digitalisasi dalam dunia pendidikan:

  1. Mudah mencari berbagai informasi dan materi pembelajaran.
  2. Mendapatkan informasi lebih cepat dan mudah diakses.
  3. Lebih fleksibel karena dapat diakses dimana saja dan kapan saja.
  4. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pengembangan dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi.
  5. Munculnya berbagai metode pembelajaran baru yang memudahkan proses belajar siswa dan guru.

Dampak negatif digitalisasi dalam dunia pendidikan:

  1. Sulit untuk berkonsentrasi saat belajar karena banyaknya informasi yang didalam internet
  2. Siswa terbiasa terhadap budaya yang instan sehingga membuat membuat siswa menjadi malas untuk belajar.
  3. Dapat terjadinya kejahatan penyalahgunaan pengetahuan atau kejahatan cyber dalam kemajuan teknologi oleh individu tertentu.
  4. Siswa dapat melupakan kewajibannya seperti mengerjakan tugas, pr, atau pekerjaan di sekolahnya dan beribadah.
  5. Memberikan dapat buruk bagi siswa yaitu pergaulan bebas yang dipengahruhi oleh budaya luar karena mudahnya informasi untuk diakses tanpa ada penyaringan.

Berikut adalah contoh penerapan digitalisasi pendidikan:

E-learning

E-learning merupakan teknologi dalam dunia pendidikan berupa sistem pembelajaran elektronik, biasanya berupa situs web yang dapat diakses di mana saja dan kapan saja.

Digunakannya e-learning guna untuk memperlancar proses pembelajaran karena di dalamnya dapat menampung seluruh materi pembelajaran yang dibutuhkan siswa untuk pembelajaran dan tentunya memberikan dampak yang positif terhadap hasil pembelajaran.

Adanya platform e-learning ini juga sangat efisien bagi guru. Siswa dapat belajar mandiri karena sangat mudah diakses dan guru tidak harus membagikan materi satu per satu kepada siswa, hal ini juga lebih hemat dalam penggunaan kertas.

Layanan Administrasi Pendidikan Online

Pada zama dahulu sistem administrasi masih menggunakan manual sehingganya waktu yang dikeluarkan lama dan tidak efektif. Adanya layanan online dapat memudahkan tenaga administrasi dalam pelayanan.

Tenaga administrasi tidak perlu lagi mencetak surat menggunakan kertas ataupun menunggu alur yang panjang hingga sampai di tangan siswa. Tidak hanya itu, siswa juga dapat mengakses dengan mudah dan efisien waktu.

Perpustakaan digital

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia sudah menerapkan adanya perpustakaan digital, bahkan beberapa institusi pendidikan perguruan tinggi dan sekolah menengah atas.

Adanya perpustakaan digital ini memudahkan siswa-siswi yang hendak meminjam buku tanpa harus repot administrasi atau datang langsung ke perpustakaan. Dan siswa juga dapat membuka akses informasi yang sudah dipublikasikan tidak terbatas.

Dengan tidak terbatasnya informasi terutama sumber belajar yang dapat diakses oleh siswa dan guru melalui perpustakaan digital akan berdampak baik pada kegiatan pembelajaran.

Ujian online

Diterapkanya ujian online mampu mempermudah guru dalam penilaian peserta didik. Pasalanya dengan ujian online guru dalam mengkalkulasi nilai siswa lebih cepat serta langsung masuk ke database guru penguji yang bersangkutan.

Tidak hanya itu, ujian online dapat mempercepat pelaksanaan ujian, dapat menghemat kertas, menghemat anggaran biaya dan lain sebagainya.

Baca Juga