8 Cara Mengatasi Udara Panas di Dalam Rumah Tanpa Pakai AC

POJOKNULIS.COM - Cuaca memang terkadang terjadi tidak sesuai prediksi terlebih lagi ketika menuju peralihan musim. Biasanya ketika memasuki waktu peralihan musim udara akan terasa panas dan meningkat.

Hal itu juga membuat udara panas di dalam rumah bisa membuat kita merasa tidak nyaman, lelah, dan bahkan berisiko mengalami dehidrasi atau panas dalam.

Apalagi jika kita tinggal di daerah tropis yang memiliki suhu udara yang tinggi sepanjang tahun. Namun, tidak semua orang mampu atau mau memasang AC di rumah mereka, karena alasan biaya, lingkungan, atau kesehatan.

Lalu, bagaimana cara mengatasi udara panas di dalam rumah tanpa pakai AC? Berikut adalah 8 cara yang bisa Anda coba:

1. Gunakan kipas angin

kipas-angin

Kipas angin adalah alat yang paling mudah dan murah untuk mendinginkan udara di dalam rumah. Anda bisa memilih kipas angin yang sesuai dengan kebutuhan dan ukuran ruangan, seperti kipas angin meja, dinding, lantai, atau langit-langit.

Kipas angin akan membantu mengalirkan udara dan membuatnya lebih sejuk. Apabila ingin lebih sejuk bisa menambahkan es batu atau air dingin di depan kipas angin untuk membuat efek AC.

2. Buka jendela dan pintu

Cara lain untuk mendinginkan udara di dalam rumah adalah dengan membuka jendela dan pintu untuk membiarkan udara segar masuk. Hal ini akan membantu mengeluarkan udara panas dan lembap yang terperangkap di dalam rumah.

Namun, pastikan Anda membuka jendela dan pintu pada waktu yang tepat, yaitu saat pagi atau sore hari, ketika suhu udara di luar lebih rendah daripada di dalam rumah.

Jangan lupa untuk menutup jendela dan pintu saat siang hari, ketika matahari bersinar terik, untuk menghindari panas berlebih.

3. Tanam tanaman hijau

tanaman-dirumah

Tanaman hijau tidak hanya bisa mempercantik tampilan rumah, tetapi juga bisa membantu mendinginkan udara di dalam rumah.

Fungsi dari tanaman hijau dapat menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen, yang membuat udara menjadi lebih segar dan bersih.

Selain itu, tanaman hijau juga dapat menurunkan suhu udara dengan cara menguapkan air dari daunnya. Anda bisa menanam tanaman hijau di halaman, teras, balkon, atau dalam pot di dalam rumah.

4. Gunakan tirai atau gorden

Tirai atau gorden adalah aksesori yang penting untuk mengatur pencahayaan dan suhu udara di dalam rumah.

Upaya memasang tirai ini bisa dengan memilih tirai atau gorden yang berwarna gelap atau memiliki lapisan kedap cahaya untuk menghalangi sinar matahari yang masuk ke dalam rumah.

Hal ini akan membantu menjaga suhu ruangan tetap dingin dan nyaman. Anda juga bisa memilih tirai atau gorden yang berbahan ringan dan mudah ditiup angin untuk membuat sirkulasi udara lebih lancar.

5. Gunakan lampu hemat energi

Selain menjadi penerangan penggunaan lampu juga perlu diperhatikan karena menjadi salah satu sumber panas yang sering kita gunakan di dalam rumah.

Apalagi jika menggunakan lampu biasa yang menggunakan bohlam biasa atau pijar dapat menghasilkan panas yang cukup tinggi dan meningkatkan suhu udara di dalam ruangan.

Oleh karena itu, disarankan untuk menggunakan lampu hemat energi yang menggunakan bohlam LED. Lampu hemat energi ini tidak hanya lebih awet dan hemat listrik, tetapi juga lebih dingin dan tidak mengeluarkan panas berlebih.

6. Gunakan bahan katun untuk alas tidur

Saat tidur, kita tentu ingin merasa nyaman dan sejuk. Namun, jika kita menggunakan bahan yang salah untuk alas tidur, seperti sintetis, wol, atau sutra, kita bisa merasa gerah dan berkeringat.

Untuk itu, disarankan untuk menggunakan bahan katun untuk alas tidur, seperti sprei, selimut, sarung bantal, dan sarung guling.

Penggunaan bahan katun dengan tekstur yang lembut, ringan, dan menyerap keringat dengan baik. Bahan katun juga dapat mengatur suhu tubuh dan membuat Anda merasa lebih sejuk saat tidur.

7. Gunakan humidifier

Udara panas di dalam rumah bisa membuat kulit kita kering dan iritasi. Untuk mengatasinya, Anda bisa menggunakan humidifier atau pelembap udara di dalam ruangan.

Humidifier atau pelembap udara adalah alat yang dapat meningkatkan kelembapan udara dengan cara mengeluarkan uap air.

Hal ini akan membuat udara menjadi lebih segar dan nyaman untuk kulit dan pernapasan. Anda juga bisa menambahkan minyak esensial atau aroma terapi ke dalam humidifier atau pelembap udara untuk membuat suasana ruangan lebih harum dan relaks.

8. Minum air putih yang cukup

minum-air

Cara terakhir dan terpenting untuk mengatasi udara panas di dalam rumah adalah dengan minum air putih yang cukup. Air putih adalah minuman yang paling baik untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh kita.

Air putih dapat membantu menghidrasi tubuh, mengeluarkan racun, menjaga metabolisme, dan menurunkan suhu tubuh kita.

Anda disarankan untuk minum setidaknya 8 gelas air putih setiap hari, atau lebih jika banyak beraktivitas atau berkeringat. Jangan lupa untuk selalu menyediakan air putih di dalam rumah dan minum sebelum merasa haus.

Meski tidak sepenuhnya bisa mengatasi udara panas didalam rumah namun cara-cara diatas bisa sedikit mengurangi rasa panas didalam tubuh saat siang hari terasa panas.

Baca Juga